Jumat, 03 Juli 2026

UAS KEAMANAN SI_SAFA ULAYYA 231011700983

 IMPLEMENTASI INFRASTRUKTUR DAN KEAMANAN SISTEM INFORMASI PADA WINDOWS SERVER 2003 BERBASIS APACHE DAN MySQL


NAMA: SAFA ULAYYA
NIM: 231011700983

PENDAHULUAN

Pada pelaksanaan Ujian Akhir Semester mata kuliah Keamanan Sistem Informasi, dilakukan implementasi infrastruktur server menggunakan Windows Server 2003 sebagai sistem operasi utama. Praktikum ini meliputi pembuatan Virtual Disk sebagai media penyimpanan menggunakan fitur Disk Management, implementasi aplikasi web berbasis PHP dan MySQL menggunakan XAMPP, konfigurasi database, penerapan keamanan password dengan algoritma hashing MD5, serta pengamanan file melalui Command Prompt.

Aplikasi yang digunakan dalam praktikum adalah aplikasi Jasa Cuci berbasis PHP dan MySQL. Seluruh proses implementasi dilakukan secara bertahap, dimulai dari konfigurasi media penyimpanan, penyiapan web server menggunakan XAMPP, pengelolaan database, hingga pengujian aplikasi melalui browser. Keberhasilan implementasi dibuktikan dengan aplikasi yang dapat diakses dengan baik, proses login administrator yang berjalan normal, serta dashboard aplikasi yang berhasil ditampilkan sesuai dengan fungsinya.


1. Impelemtasi Apache Web Server

Pada tahap ini dilakukan implementasi Apache Web Server menggunakan aplikasi XAMPP untuk menjalankan aplikasi web berbasis PHP dan MySQL. Langkah pertama adalah menyalin folder aplikasi jasa ke dalam direktori htdocs, yang merupakan direktori utama penyimpanan website pada XAMPP. Direktori tersebut berada pada lokasi C:\xampp\htdocs\jasa, lalu langkah kedua adalah mengaktifkan XAMPP dan cek apakah aplikasi bisa dibuka.


Gambar 1. tampilan Xampp


Gambar 2. File dipindahkan ke htdocs


Gambar 3. Halaman Login Aplikasi



2. Konfigurasi Virtual Drive Storage & Keamanan Direktori

Pada tahap ini dilakukan konfigurasi Virtual Drive Storage menggunakan fitur Disk Management pada Windows Server 2003. Tujuan dari proses ini adalah untuk menyediakan media penyimpanan tambahan yang dapat digunakan sebagai lokasi penyimpanan data secara terpisah dari partisi utama sistem operasi.

Langkah pertama adalah membuat Virtual Hard Disk (VHD) dengan kapasitas 15 GB melalui menu setting dan storage. Setelah proses pembuatan selesai, virtual disk diinisialisasi sehingga dapat dikenali oleh sistem operasi.

Selanjutnya dibuat partisi baru pada virtual disk menggunakan sistem file NTFS. Sistem file NTFS dipilih karena memiliki fitur keamanan yang lebih baik, seperti pengaturan hak akses (permission), dukungan file berukuran besar, serta keandalan dalam menjaga integritas data. Pada proses format, partisi diberi label sesuai nama mahasiswa, yaitu Safa Ulayya, sehingga mudah dikenali saat digunakan.

Setelah proses format selesai, dibuat sebuah folder utama pada drive tersebut dengan nama Safa Ulayya sebagai lokasi penyimpanan data. Hasil konfigurasi menunjukkan bahwa virtual drive berhasil dibuat, dikenali oleh sistem operasi, dan siap digunakan sebagai media penyimpanan tambahan.

Gambar 4. Proses pembuatan virtual disk di setting

Gambar 5. Atur kapasitas storage 

Gambar 6. Klik Ok

Gambar 7. Pengaturan disk management

Gambar 8. Pengaturan New Volume

Gambar 9. Pengaturan New Volume dengan nama Safa Ulayya

Gambar 10. Tampilan Virtual Drive berhasil dibuat



3. Analisis Migrasi dan Import Database MySQL

Pada proses ini, dilakukan pembuatan database dengan nama "safa" lalu proses import database .sql yang berada pada aplikasi jasa.


Gambar 11. Proses pembuatan database


Gambar 12. Tampilan db berhasil dibuat


Gambar 13. Proses import database .sql


Gambar 14. Proses menambah file import



Gambar 15. Tampilan database berhasil ditambahkan



Gambar 16. Tampilan db behasil diimport


4. Perancangan Topologi dan Jaringan Aman

Pada proses ini, dilakukan pengubahan password dengan MD5 menggunakan query di sql dan pengubahan database serta password di bagian code koneksi.php

Gambar 17. Tampilan query mengubah password



Gambar 18. Tampilan koneksi.php sebelum diubah


Gambar 19. Tampilan koneksi.php sesudah diubah databasenya dan passwordnya


Gambar 20. Tampilan perubahan nama "Safa Ulayya" pada halaman user


4. Validasi Integritas dan Modifikasi Halaman

Pada Proses ini, dilakukan perubahan nama di bagian index.php dan menambahkan perintah attrib +r yang dilakukan di cmd untuk index.php agar file tersebut tidak bisa diubah/edit.


Gambar 21. Tampilan index sebelum diubah



Gambar 22. Tampilan index.php sesudah diubah nama


Gambar 23. Halaman Login



Gambar 24. Tampilan Aplikasi berhasil login, terdapat nama di dalam.





Gambar 25. Tampilan proses perintah attrib di cmd untuk file index.php



Gambar 26. Tampilan bahwa attrib berhasil dilakukan, terdapat notifikasi only read di bagian kanan bawah


KESIMPULAN

Berdasarkan hasil pelaksanaan praktikum Ujian Akhir Semester mata kuliah Keamanan Sistem Informasi, seluruh tahapan implementasi berhasil diselesaikan sesuai dengan instruksi yang diberikan. Proses dimulai dari implementasi Apache Web Server menggunakan XAMPP, pembuatan Virtual Drive Storage dengan sistem file NTFS, pembuatan dan import database MySQL, penerapan enkripsi password menggunakan algoritma MD5, hingga modifikasi serta pengamanan halaman web menggunakan atribut Read-Only.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi Jasa Cuci dapat berjalan dengan baik pada lingkungan server lokal. Seluruh layanan Apache dan MySQL berfungsi normal, database berhasil terhubung dengan aplikasi, proses login menggunakan password yang telah dienkripsi dapat dilakukan dengan baik, serta halaman web berhasil dimodifikasi dan diamankan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, tujuan praktikum untuk mengimplementasikan aplikasi web sekaligus menerapkan dasar-dasar keamanan sistem informasi pada Windows Server 2003 telah tercapai dengan baik.